Selasa, 06 Agustus 2019

ASAL USUL KOTA YOGYAKARTA

HALO KAWAN !!
Kali ini kita akan bahas mengenai salah satu kota di Indonesia yang identik dengan makanan gudhegnya ini. Tapi kita bukan bahas gudegnya, melainkan sejarah dari kota Yogyakarta :)



Kota Yogyakarta berdiri ketika ditandatanganinya sebuah Perjanjian Gianti tanggal 13 Februari 1755 oleh Kompeni Belanda bernama Gubernur Jenderal Jacob Mossel. Perjanjian Gianti berisi pernyataan bahwa negara Mataram dibagi menjadi 2, setengah menjadi hak Kerajaan Surakarta dan setengahnya lagi menjadi hak Kerajaan Yogyakarta.

Pangeran Mangkubumi diakui menjadi raja setengah daerah pedalaman Kerajaan Jawa dengan gelar Sultan Hamengku Buwono Senopati Ing Alaga Abdul Rachman Sayidin Panatagama Khalifatullah. Daerah yang menjadi kekuasaannya meliputi Mataram (Yogyakarta), Pojong, Sukowati, Bagelen, Kedu, Bumigede, dan ditambah Madiun, Magetan, Cirebon, separuh Pacitan, Kartosuro, Kalangbret, Tulungagung, Mojokerto, Bojonegoro, Ngawen, Sela, Kuwo, Wonosari, dan Grobogan.

Setelah adanya pembagian daerah, Sultan Hamengku Buwono I segera mengeluarkan ketetapan yang menyatakan bahwa daerah Mataram diberi nama Ngayogyakarta Hadiningrat dan beribukota di Ngayogyakarta (Yogyakarta, sekarang), pada tanggal 13 Maret 1755 di hutan beringin. Kawasan ini terletak di antara sungai Winogo dan sungai Code, di mana lokasi ini tampak strategis.



Tempat yang dipilih menjadi ibukota adalah sebuah desa kecil bernama Pacethokan. Di desa ini ada suatu pesanggrahan yang diberi nama Garjitowati oleh Susuhunan Pakubuwono II dan nama ini diubah menjadi Ayodya. Setelah penetapan diumumkan, Sultan Hamengku Buwono memerintahkan rakyat untuk membabat hutan untuk mendirikan kraton.


7 Oktober 1756 Sultan Hamengku Buwono I memasuki istana baru sekaligus meresmikan istana ini. Dengan ini berdirilah kota Yogyakarta dengan nama utuh Negari Ngayogyakarta Hadiningrat. Tidak hanya kraton, dibangun juga alun-alun bagian utara dan selatan keraton, tembok benteng mengelilingi, bangunan taman safari, dan tugu yang didirikan di bagian utara keraton.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

VIDEO JOGJA TEMPOE DOELOE